Rabu, 27 Mei 2015

Psychology

Tugas 3:  JUVENILE DELEQUENCY
#Penerjemahan Berbantuan Komputer


Text
Translation Machine (Translate.com)
Revise
JUVENILE DELEQUENCY
KENAKALAN REMAJA
KENAKALAN REMAJA
Continual lawbreaking or antisocial behavior by a boy or a girl under a certain legal age-usually 18- is called juvenile delinquency.
Pelanggaran hukum yang terus-menerus atau prilaku anti Social oleh anak laki-laki atau perempuan di bawah tertentu biasanya usia hukum 18 - disebut kenakalan remaja.
Pelanggaran hukum yang terus-menerus atau prilaku antisosial oleh anak laki-laki atau perempuan di bawah usia hukum tertentu biasanya 18- disebut kenakalan remaja.
It may include such acts as using harmful drugs, stealing, destroying property, hurting others, or drinking alcoholic beverages.
Ini mungkin termasuk tindakan seperti itu sebagai menggunakan obat-obatan berbahaya, mencuri, menghancurkan properti, menyakiti orang lain, atau minum minuman beralkohol.
Ini mungkin termasuk tindakan seperti menggunakan obat-obatan berbahaya, mencuri, merusak properti, menyakiti orang lain, atau minum minuman beralkohol.
A juvenile delinquent is a young person whose behavior goes againts the set norms (patterns) of society.
Juvenile tertunggak adalah orang muda yang tingkah lakunya pergi terhadap norma-norma set (pola) masyarakat.
Sebuah kenakalan remaja adalah kaum remaja yang perilakunya berjalan menentang peraturan norma (pola) dari masyarakat.
The manner in which juvenile delinquency is treated by a community may decide if a young person turns towards or away from an adult life of crime.
Cara di mana kenakalan remaja dirawat oleh komunitas dapat memutuskan jika orang muda berubah menuju atau menjauh dari kehidupan orang dewasa kejahatan.
Cara di mana kenakalan remaja diperlakukan oleh masyarakat dapat memutuskan apakah orang muda ternyata menuju atau menjauh dari kehidupan dewasa kejahatan.
What makes young persons break laws?
Apa hukum istirahat orang-orang muda yang membuat?
Apa yang membuat kaum remaja melanggar hukum?
Often they feel anger toward the adult world.
Sering mereka merasa kemarahan menuju dunia orang dewasa.
Sering mereka merasa kepada dunia orang dewasa.
Their parents may be divorced or separated.
Orang tua mereka akan bercerai atau terpisah.
Orang tua mereka mungkin bercerai atau terpisah.
Or the parents may fight often, may not love them, or may not discipline them.
Atau orang tua mungkin melawan sering, tidak mungkin mengasihi mereka, atau mungkin tidak disiplin mereka.

Atau para orang tua mungkin sering bertengkar, mungkin tidak mencintai mereka, atau mungkin tidak mendisiplinkan mereka.
If the parents do not show respect for the community and its laws, the young persons may not either.
Jika orang tua tidak menunjukkan penghormatan masyarakat dan hukum, orang-orang muda mungkin tidak baik.
Jika para orang tua tidak menunjukan rasa hormat bagi masyarakat atau hukum-hukumnya, para kaum remaja mungkin tidak seperti itu.
Poverty may also cause youths to break laws.
Kemiskinan juga dapat menyebabkan pemuda untuk melanggar hukum.
Kemiskinan dapat juga menjadi penyebab pemuda melanggar hukum.
They may begin to steal things that they cannot afford
Mereka mungkin mulai mencuri hal-hal yang mereka tidak mampu.
Mereka mungkin mulai mencuri barang-barang yang mereka tidak mampu.
If they live in a slum, they may hate the run-down houses and poor schools there and may destroy property out of anger.

Jika mereka tinggal di sebuah perkampungan kumuh, mereka mungkin membenci run-down rumah dan sekolah yang miskin di sana dan mungkin menghancurkan properti keluar dari kemarahan.
Jika mereka tinggal di daerah kumuh, mereka mungkin membenci rumah yang rusak dan sekolah yang miskin di sana dan dapat merusak properti dari kemarahan.

When there are no activities for young people in a community, they are more likely to get into trouble.
Ketika ada tidak ada kegiatan untuk orang-orang muda dalam masyarakat, mereka lebih cenderung mendapat kesulitan.
Bila tidak ada kegiatan bagi kaum remaja dalam masyarakat, mereka lebih mungkin mendapat masalah.
Bored teenagers may roam the neighborhoods in gangs, breaking windows or stealing cars.
Remaja bosan dapat menjelajah lingkungan di geng, memecahkan jendela atau mencuri mobil.
Remaja yang bosan mungkin berkeliaran di lingkungan dalam gerombolan, memecahkan jendela atau mencuri mobil.
Young people may also commit crimes just to be accepted by other young people who do these things.
Kaum muda mungkin juga melakukan kejahatan hanya untuk diterima oleh orang-orang muda lain yang melakukan hal ini.
Para kaum remaja dapat juga melakukan  kejahatan hanya untuk dapat diterima oleh kaum remaja yang lain yang melakukan hal-hal kejahatan ini.
What happens to young persons who breaks laws?
Apa yang terjadi pada orang-orang muda yang melanggar hukum?
Apa yang terjadi pada kaum remaja yang melanggar hukum?
Sometimes the police talk to the youths’ parents or send them to an agency for help.
Kadang-kadang polisi berbicara kepada orang-orang muda orangtua atau mengirimkannya kepada badan bantuan.
Kadang-kadang polisi berbicara dengan orang tua para pemuda 'atau mengirim mereka ke sebuah badan bantuan.
Often, however, the young persons must go to juvenile court.
Sering kali, namun, orang-orang muda harus pergi ke juvenile court.
Seringkali, bagaimanapun, kaum remaja harus pergi ke pengadilan anak-anak.
The court may send them to a probation officer, a person who will try to help the youths solve their problems, and will check on them to make sure they stay out of trouble.
Pengadilan dapat mengirimkan mereka ke petugas percobaan, orang yang akan mencoba untuk membantu orang-orang muda yang memecahkan masalah mereka, dan akan memeriksa mereka untuk memastikan mereka tetap keluar dari masalah.
Pengadilan dapat mengirim mereka ke petugas percobaan, orang yang akan mencoba untuk membantu para pemuda memecahkan masalah mereka, dan akan memeriksa mereka untuk memastikan mereka tetap keluar dari masalah.
The court can also send the delinquent to a psychiatrist, a doctor who helps people who have mental or emotional problems.
Pengadilan juga dapat mengirim tertunggak ke psikiater, seorang dokter yang membantu orang-orang yang memiliki masalah mental atau emosional.
Pengadilan juga dapat mengirim remaja yang nakal ke psikiater, dokter yang membantu orang yang memiliki masalah mental atau emosional.
If youths live in unhappy families, the court may place them in foster homes with foster parents, who try to give these young people happy homes.
Jika pemuda tinggal di keluarga bahagia, pengadilan dapat menempatkan mereka dalam membina rumah dengan orangtua asuh, yang mencoba memberikan orang-orang muda ini rumah yang bahagia.
Jika remaja tinggal di keluarga yang tidak bahagia, pengadilan dapat menempatkan mereka di panti asuhan dengan orang tua asuh, yang mencoba untuk memberikan kaum remaja rumah bahagia.
Sometimes, juvenile delinquents are sent to live in state institutions.
Kadang-kadang, juvenile nakal dikirim untuk tinggal di lembaga-lembaga negara.
Terkadang, remaja yang nakal dikirim untuk tinggal di lembaga-lembaga negara.
In recent years, more experimental approaches in the treatment of young offenders have included group therapy, challenging work experiences, and individual counseling.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan yang lebih eksperimental dalam pengobatan pelanggar muda termasuk terapi kelompok, menantang konseling individu dan pengalaman kerja.
Dalam beberapa tahun terakhir, pendekatan yang lebih eksperimental dalam pengobatan pelanggar remaja termasuk terapi kelompok, pengalaman kerja yang menantang, dan konseling individu.
Young people who become juvenile delinquents are often hurt themselves more than their communities.
Orang-orang muda yang menjadi juvenile nakal sering terluka diri lebih dari komunitas mereka.
Kaum remaja yang yang menjadi anak nakal yang sering melukai diri sendiri lebih dari komunitas mereka.
Their offences sometimes keep from going to school and getting good jobs.
Pelanggaran mereka kadang-kadang terus dari pergi ke sekolah dan mendapatkan pekerjaan yang baik.
Pelanggaran mereka terkadang mengahalangi mereka pergi ke sekolah dan mendapatkan pekerjaan
They lose self-respect, and the respect of others.
Mereka kehilangan harga diri, dan rasa hormat dari orang lain.
Mereka kehilangan harga diri, dan rasa hormat dari orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Design By:
SkinCorner