Rabu, 15 Januari 2014

4 Nama buah yang terkenal di kawasan Jakarta

JAKARTA merupakan tempat yang banyak memiliki tempat-tempat yang terkenal namun sadarkah anda , ada beberapa nama tempat di Jakarta yang diambil dari nama buah.

Kemang- Pusat tongkrongan di Jakarta selatn ini masih sangat asri sekali sebelun tahun 1950. Daerah Kemang ini dulunya kebun kemang, loh, kadi kemang sendiri itu apa?.
Kemang adalah nama buah yang masih satu family dengan mangga. Biasanya pohon ini tumbuh didaerah rendah seperti di pinggir sungai. Pohon yang tahan terhadap genangan air ini banyak ditemui di daerah Sumatara, Kalimantan dan Bogor.
            Buah dari pohon yang aslinya bernama Mangifera Caesia ini mempunyai wangi yang cukup menyengat. Tapi kita harus hati-hati untuk memetik buah yang berwarna coklat atau hijau kusam saat sedang panen.Ini dikarenakan kulit buahnya tipis, sementara buahnya sangat lembut dan berair,dan biasanya buah ini dijadikan jus atau buah. Segar, karena buah kemang yang matang mempunyai rasa yang asam manis. Daunnya juga sering dijadikan sebagai lalapan. Buah kemang tidak dianjurkan dimakan selagi belum matang, Selain rasanya yang begitu asam , kalau kulit kita terkena gatahnya maka bisa terasa seperti terbakar.

Gandaria- Letak gandaria bisa dibilang daerah terpencil di Jakarta selatan, dan dikenal dengan banyaknya tempat fotokopi dan percetakan. Namun aslinya gandaria adalah nama buah asli dari Sumatra Barat, semenanjung Malaysia dan Jawa Barat. Pohon yang memepunyai nama latin Bouea Macrophylla ini sekarang temasuk pohon langka.
            Pohon gandaria bisa tumbuh tinggi sekali sampai 27m. kulit batangnya terlihat retak-retak dan daunya berbentuk bulat lonjong. Batang pohon gandaria ini biasanya diolah menjadi papan. Sementara buahnya yang mirip buah mangga mungil ini bisa dimakan langsung. Bagai mana dengan rasanya? Rasanya manis, segar dan sedikit berair. Selain itu buah yang matang di bulan Desember-Januari ini juga bisa dibuat rujak dan penyedap sambal.

Menteng – Nama daerah elit di Jakarta Pusat ini diambil dari nama pohon buah. Kalau kawasan Menteng dikenal lengkap dengan fasilitas kotanya, maka pohon menteng dikenal dengan kegunaannya. Buah menteng atau nama latinnya Baccaurea Dulcis, bisa tumbuh sampai setinggi 15-25 meter. Kayunya bisa digunakan untuk banguna rumah, perahu atau mebel. Pada jenis pohon menteng tertentu, sedangkan kulit kayunya juga bisa digunakan untuk mewarnai sutera menjadi kuning, merah atau lembayung.Bahkan bisa juga dimanfaatkan untuk menobati mata bengkak. Sementara itu, buah menteng yang dikenal dengan nama kepudung. Biasanya dimakan lngsug dan mempunyai rasa asam yang segar, namun jikalau buahnya sedikit tua rasanya manis. Bentuk buahnya seperti duku atau paling besar seperti bola bekel, dengan kulit buah yang tebal berwarna kuning (saat matang). Buah yang banyak ditemukan didaerah Bogor ini umumnya dijadikan stup buah atau diproses menjadi wine. Sementara itu, kulitnya juga bisa di buat menjadi manisan.

Bintaro – Kalau ada pohon yang tidak bisa dimakan buahnya, itu pasti pohon bintaro. Buah dari pohon bintaro ini memang tidak bisa dikonsumsi dikarenakan getahnya yang beracun. Padahal, bentuk buah bintaro ini mirip buah mangga yang menggiurkan.

Konon karena gatahnya yang beracun inilah maka pohon buah ini diberi nama latin Carbera Mangha yang merupakan nama anjing penjaga neraka di mitologi Yunani (Cerberus). Tapi, bukan berarti pohon ini tidak berguna. Getahnya yang beracun sering dimanfaatkan sebagai racun serangga, dan setelah dikeringkan terlebih dahulu buahnya dipakai sebagai sabut pencuci piring.

            Pohon bintaro sendiri sering digunakan untuk penghijauan. Kalu ada proyek tanam 1000 pohon misalnya, pohon bintaro biasanya selalu diikut sertakan. Dikarenakan pohon ini mempunyai akar yang kuat dan mampu menahan abrasi air laut. Bentuknya juga kekar, dengan diametermencapai 25 meter dan tinggi 12 meter. Selain itu pohon bintaro juga tahan terhadap iklim panas.Dengan segala kelebihan ini , pohon bintaro lebih banyak ditemukan didaerah pantai seperti di Pantai Indah Kapuk, bukan di kawasan Bintaro itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Design By:
SkinCorner